Pages

Kumpulan Contoh Puisi Cinta Romantis

Kumpulan Puisi Cinta Galau, Kata Bijak Mutiara, Puisi Guru, Alam, lingkungan sekolah, hidup dalam bahasa inggris

Puisi Bandung Lautan Api

loading...
Puisi Bandung Lautan Api – pada kesempatan kali ini Dunia Puisi akan membagikan sebuah sajak puisi bandung lautan api. Sebelum kita memberikan suguhan puisi bandung lautan api, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu sejarah tentang bandung lautan api. Simak penjelasan sejarah singkat bandung lautan api sebagai berikut.

Sejarah Bandung Lautan Api

Sejarah bandung lautan api ini dimulai dari sebuah peristiwa kebakaran besar yang terjadi dikota kembang bandung pada 23 Maret 1946 dalam kurun waktu 7 jam. Peristiwa bandung lautan api ini pun terjadi pada saat pasukan sekutu dengan di boncengi NICA memasuki kota Bandung. Pada tanggal 21 November  1945 sekutu mengultimatum bahwa selambat-lambatnya pada tanggal 29 november 1945 wilayah Bandung bagian Utara harus dikosongkan.Perintah itu di tolak keras sehingga insiden pun terjadi.

Puisi Bandung Lautan Api


Tidak sampai disitu pada tanggal 23 Maret 1946,pasukan sekutu kembali mengeluarkan ultimatum agar seluruh kota bandung di kosongkan.Karena merasa keselamatannya terancam,pasukan sekutu meminta bantuan RI memerintahkan pengosongan kota Bandung atau mundur keluar kota sejauh 11 Km. bangsa Indonesia mengosongkan kota Bandung. Namun,sebelum meninggalkan kota bandung ,mereka menyerang pos" pasukan sekutu dan melakukan pembumihangusan kota Bandung. Hingga saat ini peristiwa tersebut dikenal sebagai bandung lautan api.

Puisi Bandung Lautan Api


Sejarah singkat diatas, membuat saya terketuk hatinya untuk membuat sebuah sajak-sajak puisi bandung lautan api yang sekarang hanya dapat kita kenang. Peristiwa bandung lautan api merupakan salah satu sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan pada zaman dahulu. Maka patutlah kita menghormati jasa-jasa para pahlawan kita terdahulu salah satunya dengan cara menulis puisi bandung lautan api.

Dalam artikel ini terdapat beberapa Puisi bandung lautan api, yang dikhususkan untuk mengenang sekaligus menghomati semua jasa para pahlawan kita yang telah gugur. Harapannya dapat terus memotivasi anak bangsa untuk tetap terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, untuk tetap mencintai tanah air, Indonesia. Bacalah secara saksama puisi bandung lautan api sebagai berikut.

Contoh Puisi Peristiwa Bandung Lautan Api


Kala Bandung Lautan Api Menggugah Hati


Bandung Lautan Api menggugah hati 
Tak ada perjuangan yang hanya sekedar kata
Pengorbanan diri, semangat yang memupuk sanubari, dan merelakan yang begitu berarti,
Itulah perjuangan yang hakiki

Para pejuang terus berjuang
untuk mempertahankan negeri ini
mengabdi untuk bumi pertiwi tercinta
untuk menjaga keutuhannya

Malam begitu sunyi 
langit pun tak ditemani bualan dan bintang
Tapi saat kita mampu merubah keterdiaman
itulah arti kebenaran sejati

Puisi Bandung Lautan Api Singkat


Bandung Lautan Api untuk Tanah Air Indonesia


Kami bersama
memperjuangkan kelayakan hidup umat manusia.
Kedaulatan hidup bersama adalah sumber keadilan merata
yang bisa dialami dengan nyata

Di dalam penindasan dan penjajahan
kita harus selalu berjuang
demi mempertahankan tanah kita
Hidup yang diperkembangkan

Hidup yang dipertahankan
Itulah sebabnya kami melawan penindasan
Kota Bandung berkobar menyala-nyala api kedaulatan
bangsa tetap terjaga



Di Balik Bandung Lautan Api

Bagaimana bisa kita bernegara
Bila tidak mampu mempertahankan daerahnya
Bagaimana bisa kita berbangsa
Bila tidak mampu mempertahankan hidup

Kami tidak akan mau
menyerahkan Bandung kepada penjajah
bandung kota bersejarah
Kami sangat tidak rela

Engkau direbut oleh penjajah 
kami akan mempertahankanmu
dengan seluruh kemampuan kami
bandung lautan api akan tetap menjadi bandung kami

Demikian artikel mengenai Puisi Bandung Lautan Api diatas, semoga bermanfaat dan menjadi referensi untuk anda yang sedang mencari puisi bandung lautan api. Semoga dengan mengingat peristiwa  bandung lautan api, dapat menambah kecintaan kita terhadap Indonesia. Terima kasih 
loading...
Back To Top