Pages

Kumpulan Contoh Puisi Cinta Romantis

Kumpulan Puisi Cinta Galau, Kata Bijak Mutiara, Puisi Guru, Alam, lingkungan sekolah, hidup dalam bahasa inggris

Kumpulan Puisi CInta Karya Sahabat - Sahabat Penyair November 2015

Puisi Cinta ~ Puisi dan cinta, dua hal yang ketika menyatu menjadi rangsangan metamorfosis yang indah. Ketika kata kemudian berangkai lalu menitik nitik mengukir makna, disaat itu, puisi cinta menjadi sebuah wakil dari jiwa. Sahabat - sahabat mungkin pernah merasakan, betapa sakitnya di hianati, sakitnya cemburu atau sakitnya di tinggalkan oleh seseorang yang kita cinta. Di saat itu, menulis puisi akan menjadi salah satu alternatif mencurahkan rasa sakit yang kita rasa/

Kumpulan Puisi CInta Karya Sahabat - Sahabat Penyair November 2015

Pun, ketika kita mencintai seseorang, merasa rindu atau dirindukan, merasa bahagia dengan jatuhnya kita pada cinta sehingga untuk bangkit dari mimpi terasa enggan. Puisi tak hanya kata, didalamnya ada sejuta makna dan kenangan. Pada kesempatan kali ini, sudah masuk beberapa puisi cinta yang dikirimkan oleh sahabat - sahabat dunia puisi. 


Judul : Bila engkau datang
Karya : Ahmad robitul wafa

bila engkau datang,
akan kusibak malam agar tak menyembunyikan wajahmu dalam kegelapan,
sebab aku masih ingin menatap matamu yang tajam dan mengagumkan.

bila engkau datang,
akan kubarkan pada burung-burung yang tak mau berhenti menyenandungkan lagu-lagu kerinduan,
sebab,
jika engkau datang,
lagu rindu sudah tak layak lagi untuk diperdengarkan.

lekaslah engkau datang.
biji benih rindu yang kau tabur di halaman kini telah menjelma pohon perindang yang menyeramkan.

aku ingin kau segera datang.
agar aku tak terlalu lama disekap rindu dan penantian yang melelahkan.

Judul : Berhenti
Karya : Nazla Inaya

Hah.. 
Terima kasih..
atas semua hujaman tombak 
yang kau tancapkan
tepat di lubuk suci ini..
Tapi, 
apa perlu ku beritahu? 
tentang rasa dan perasaanku? 
seperti hancur dan pilu 
Ah.. sayang rasanya, 
kau hanya melindungi perasaanmu sendiri
datang dan melukai 
perasaan orang lain 
dan pergi, lari, 
dan tak peduli 
Ku akui memang..
aku cukup bodoh untuk memahami mu
dan terlalu bodoh untuk kau meninggalkan ku
Huh.. kini, 
waktu tlah mengajakku dan mengajarkanku
pergi dan mencari 
rindangnya awan 
teduhnya pohon 
dan dedaunan pun memberikanku arti 
sebuah hati 
Tentang dahsyatnya jatuh ke dalam jurang 
Penuh misteri cinta 
yang berujung pada luka


Judul : Rindu
Karya :Maria Winfrida Doi ( PRS )

Aku perlu ribuan tahun untuk menemukanmu
Karena aku hanyalah mikron yang melayang diantara daun kering dan pohon cintaku
Belum lagi bulan datang menjenguk,
Darahku sudah dingin lagi oleh rasa rindu yang mengamuk akan dirimu.
Wahai kasih,
Berpalinglah barang sedikit menatap lukaku.
Akan kau lihat,aliran duka ini bukan lagi nanah yang membeku.
Namun,setangkai bunga yang merunduk rindu.
Datanglah,aku merindukanmu.

#PRS (Presiden_Rechek_Silvest)


Puisi Kehidupan 

Judul : Andai
Karya : Bintang Indonesia Jakarta

andai aku punya sayap
Aku kan terbang ke langit biru,
Tuk menggapai bintang dan bulan, 
Kan kubawa mereka turun dan kuberikan pada seseorang,
Yang senantiasa mengisih hatiku,

Andai aku seorang
Pujangga cinta
Kan kutulis bait-bait indah
Dan kupersembahkan
Kepadanya, 
Bidadari pengisi hati
Yang menghiasi mimpi-
Mimpi
Andai cinta dapat kumiliki
Munkin aku tak kan
Begini,
Tersiksa jiwa dan nurani,
Karena hati terasa sepi dan
Mati...

Puisi Cinta Islami 


Judul : Sebait Kata Ini Rindu
Karya : Zifa Alfiana


Rindu Ini Untukmu Bertahun ku tapaki hati untuk terus tetap kuat, tak berpaling dari satu paras nan tenang,, bukan!! bukan paras tampanmu yang buatmu menawan...! namun, teduhnya pandangmu yang selalu buat hati ini resah tertawan, bukan manis senyummu yang buatku tertegun tak berpaling, namun, ku lihat jemarimu yang tak henti menghitung gemerincing tasbih, yang kau lantunkan lebih indah dari senandung, meski tak terdengar oleh seorangpun... sungguh, hendak kemana hati jika ternyata bukan aku tempat pemberhentianmu mencari jati diri... belakangan, saat hati hendak mengendalikan dirinya, engkau tak usainya bersapa hingga ku tak sanggup lagi menepi,, ku coba tepis, namun bukankah ini fitrah yang harus disyukuri? sekarang ini apa? kau kini tak lagi bisa ditatap mata,, petuahmu tak bisa lagi ku simak dengan seksama,, damai hati yang tadinya berbunga kini dilanda gugur saat belum musimnya.. entah kau putuskan pergi, atau memang belum waktunya ada kata kita... saat ini bukan waktunya bertanya dan mencari tau salah siapa.. sebab air mata tlah tertumpah kesekian kali dan lamanya.. semakin di pertanyakan, semakin menyayat luka yang harusnya tak ada... duhai mata.. pandanglah dirimu hendak beginikah kau jalani hidup yang seharusnya penuh senyum? duhai hati,, ingatlah siapa pemilikmu...pemiliknya...dan kalian tentu milikNYA DIA lah yang berhak menentukan... rindumu tak usah kau tepis, hanya perlu putar haluan.. bukan pada dia yang ternyata milikNYA, tapi padaNYA yang semua hati adalah kepunyaanNYA Karya : Amarash Judul : Aku dan Dadaku
Aku dan dadaku

Mendung mata tertutup kabut pekat..
Halilintar bersahutan disepasang telinga..
Mulut kelu tak bersuara barang sekatapun..
Degub jantung melambat tak seperti biasa…

Baris kata kata buah karya dua bibirmu..
Benar benar menelantarkan segenap upayaku..
Terguncang tersungkur kesadaran jika terus berulang..
Serendah itukah cinta yang begitu aku tinggikan…

Tinggalkan semaumu dan pergilah sejauh langkahmu suka..
Tapi jangan sisakan  rentetan kalimat terus menyengat..
Kaupandang seperti apa bentuk harga diriku..
Sehingga wajar bagimu campakanku dan memuja dia yang berada..

Jemari yang dulu menggenggam sela sela telapak tanganmu..
Sekarang hanya bisa menyeka butir butir air..
Sembari mengelus ciut dada
Dan satukan keduanya memohonnkan doa untukmu..
Bahagialah diatas penghianatanmu

Keren - keren kan? sekarang gilirianmu yang belum mengirim puisi indahmu ke blog kami, silahkan kirimkan di sini. Agar puisi kamu bisa narsis dan bisa dapetin hadiah keren setiap bulannya. 

loading...
Back To Top